Rabu, 07 Oktober 2009

SEKILAS BAJA RINGAN

Dengan semakin maraknya teknologi issue Global Warming, maka pemerintah memulai mengambil tindakan kini dengan memperketat proses penebangan kayu dengan undang-undang baru, hal ini tentunya membuat pengguna kayu terutama developer-developer baik di jawa atau luar jawa semakin sulit untuk mencari kayu yang berkualitas untuk kebutuhan bangunannya.

Maka dewasa ini semakin banyak developer dan masyarakat yang mulai berealih pada kerangka atap baja ringan ini, selain itu pemerintahpun mendukung penuh dengan adanya bahan alternative pengganti kayu yang sangat ramah lingkungan yang nantinya diperkirakan dapat mengurangi penggunaan kayu dan penebangan liar sehingga dapat mengurangi polusi udara.

Dan yang lebih menguntungkan kerangka atap baja ringan teruji lebih kuat dan kokoh daripada kayu karena memiliki sebuah program yang menjaga ketelitian yang menjamin kekkokohan bangunan, Serta lapisasannya yang anti karat juga tidak berpengaruh terhadap korosi ataupun kekeroposan yang disebabkkan oleh rayap.

Dengan desain kontruksi Truss dan bobotnya yang lebih ringan dibandingkan kayu, sehingga pemasangan kontruksi baja ringan ini memiliki tekanan kebawah yang relatif lebih rendah, dengan demikian akan lebih mengurangi keretakan pada tembok bangunan.

Dengan adanya system pabrikasi membuat proses pemasangan baja ringan semakin cepat, karena kerangka baja ringan telah dirancang terlebih dahulu dipabrik, dan setelah tiba ditempat tujuan hanya tinggal proses perakitan.

Tak ayal bila kerangka atap baja ringan semakin banyak digunakan bukan hanya pada proyek-besar dan mewah tetapi sudah digunakan juga pada rumah-rumah tinggal, gedung sekolah, ruko, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar